Earthlings Film Paling Kontroversial



Materi, Rencana, serta Alur Cerita

Film dokumenter ini launching th. 2005, dengan keseluruhan waktu kurang lebih 135 menit, diisi banyak materi utama yang sayang untuk ditinggalkan. Rencananya segera menyentuh basic persoalan yang mau diulas, yakni gosip lingkungan. Diawali pengenalan 3 step kebenaran : Ridicule, Violent, Acceptance. Diawali dengan penjelasan bagaimanakah suatu rasisme terbentuk didunia, dilanjutkan kajian seksisme, serta paling akhir speciesism atau spesiesime. Suatu paham bagaimanakah manusia terasa juga sebagai spesies paling tinggi dimuka bumi, serta memakai keyakinan itu untuk mengeksploitasi spesies yang lain di luar batas normal, yakni spesies binatang serta tumbuhan. Rimba dibabat habis, sumber daya dikeruk dengan cara menggila. Sampai binatang yang diternak, di produksi, di pertontonkan juga sebagai hiburan dengan cara membabi buta. Sesudah jalan, film ini semakin banyak menekankan pada issu kekerasan pada binatang, mungkin saja nyaris 90% materi dari keseluruhan film. Keseluruhnya film juga di ambil dari rekaman kamera tersembunyi beragam aktivis PETA, ALF, serta pencinta binatang yang lain.

Sesudah berapa menit pertama di isi dengan penjelasan basic. Sesudahnya kajian masuk ke pokok permasalahannya. Dengan cara garis besar, kajian serta alur narasi pada keseluruhnya film dibagi dalam lima sisi, seperti berikut ini :

1. Pet 

Binatang untuk peliharaan. Ikhtisar dari data-data serta rekaman video tersembunyi, beberapa peternak hewan peliharaan di Amerika. begitu mengenaskan, hewan-hewan diternak dengan cara brutal, tanpa ada memprioritaskan sarana yang baik. Kandang yang kecil, penuh, serta kotor jadi suatu kenyataan yang menyedihkan. Terlebih sisi kajian perihal jenis euthanasia (suntik mati) pada anjing, kucing, serta hewan peliharaan yang lain. Saya pribadi, sebenernya dibagian pertama ini agak takut juga melihatnya. Terlebih jadi teringat banyak kucing peliharaan dirumah, nyaris tak tega.

2. Food 

Binatang untuk makanan. Kajian narasi film menekankan di sini, bagaimanakah hewan dieksploitasi untuk makanan. Suatu deskripsi yang belum pernah dipandang pada awal mulanya, menyusuri mendalam banyak peternakan yang di buat menyerupai pabrik, cara mengembangbiakkan yg tidak normal, sampai mengulas tempat pemotongan hewan di seluruh dunia. Betul-betul diisi banyak adegan tak lumrah yang butuh perhatian mata dunia.

3. Clothes 

Binatang untuk pakaian. Bulu binatang sudah jadi suatu product mahal, tujuan pasarnya juga kelas atas. Sisi ini menunjukkan bagaimana caranya memperoleh binatang tersebut di alam liar, mengisolasinya di kandang tersembunyi, sampai cara mengolah kulit serta bulu binatang itu. Betul-betul suatu panorama yang mengerikan belum pernah tampak pada awal mulanya.

4. Entertainment 

Binatang untuk pertunjukan. Rodeo, memancing, berburu, balap anjing, balap kuda, sirkus, tindakan matador melawan banteng, sampai kebun binatang adalah suatu tontonan yang umum keseharian. Pada awal mulanya kita anggap terlampau umum lantaran tidak paham apa yang berlangsung dibelakangnya. Seperti tempat kursus sirkus yang kejam jadi salah satu permasalahan yang dibicarakan di sini.

5. Scientific Research 

Binatang untuk riset Ilmiah. Mungkin saja ini salah satu sisi yg tidak pernah terekspos ke umum. Namun kenyataannya kurang lebih 10 miliar binatang per th. sudah alami beragam pecobaan mengerikan. Seperti yang banyak dipakai untuk kedokteran, percobaan militer, serta yang lain.

Menurut saya, film dokumenter Earthlings mungkin saja jadi salah satu film dokumenter paling baik didunia. Serta salah satu film dokumenter yang paling susah saya lihat, dan suatu film yang harus dilihat semua manusia didunia. Materi yang kuat berdasar pada kenyataan, dikemas dengan baik, sangatlah powerful, informatif, pro-kontra, krusial, serta berpemikiran jauh ke depan. Terlebih cerita dibacakan oleh Joaquin Phoenix, serta musik yang sedikit tegang dan menyayat hati oleh Moby. Yang terlebih tampak, bagaimanakah menuturkan persoalan basic yang ada, serta buka pola pikir kita, pentingnya menghormati sesama mahkluk hidup.

Serta juga sebagai informasi, film ini sudah ditranslate ke 20 bhs di semua penjuru dunia, dan sebagian penghargaan dunia sudah didapatkannya, suatu bukti sebuah film yang betul-betul mesti dilihat. Banyak pesan-pesan utama yang di sampaikan film ini, salah satunya rasa empati pada binatang. Seperti tagline-nya : Make The Connection!

0 komentar:

Post a Comment

“Terima kasih sudah membaca blog saya, silahkan tinggalkan komentar”

 
ZIGOTER ONLINE © 2013. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Top